Pelantikan SBY-Budiono, 20-10-2009 Diwarnai Aksi Rusuh

Mahasiswa Demo di Depan Istana Negara
Headline News / Polkam / Selasa, 20 Oktober 2009 17:05 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Unjuk rasa ribuan mahasiswa di depan Gedung Istana Negara, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (20/10), diwarnai ketegangan dengan polisi. Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia itu mengajukan tujuh tuntutan kepada Presiden Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono.

Tujuh tuntutan itu terkait dengan pendidikan, ekonomi, kesejateraan dan korupsi. Dalam bidang pendidikan, mereka meminta pemerintah mengalokasikan anggaran 20 persen untuk pendidikan. Mereka juga meminta pemerintah mencabut Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan.

Mahasiswa mendesak pemerintah segera menindaklanjuti audit Badan Pemeriksa Keuangan terhadap kasus Bank Century. Mahasiswa juga berharap pemerintah lebih meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Menurut mereka, hal ini dapat dilakukan dengan menuntaskan kelangkaan dan tidak menaikkan harga sembako, dan tarif listrik dan gas.

Unjuk rasa dilakukan pada saat Presiden Wakil Presiden terpilih dilantik di Gedung DPR/MPR Jakarta. Dengan beragam atribut mahasiswa terlibat aksi dorong dengan polisi. Massa mencoba mendekati gedung Istana Negara dengan membawa spanduk. Polisi menghadang mereka dengan menurunkan tim anjing.

Polisi berhasil meredam aksi mahasiswa sebelum situasi semakin memanas. Mahasiswa mengancam akan membuat kabinet bayangan untuk mengawasi prioritas kebijakan dalam 100 hari kerja Kabinet Indonesia Bersatu SBY-Boediono.(DOR)
———————————————————————————————–
Kondisi ini sangat berbeda ketika digelarnya KMII (Kongres Mahasiswa Islam Indonesia) tanggal 18 Oktober 2009 lalu. KMII yang awalnya akan dilangsungkan di Basket Hall, GBK terpaksa harus “tergusur” dan menjadi Kongres “jalanan” karna pencabutan izin kembali oleh Polri. Namun, selalu ada berkah dalam setiap peristiwa. Meski terpaksa hijrah ke pelataran parkir Basket Hall, hal ini justru memberikan keuntungan yang lebih di sana karna diadakan di tempat yang terbuka, maka semua aspirasi yang ingin disampaikan menjadi lebih luas jangkauan dengarnya..

Apa yang dikhawatirkan polisi ketika acara KMII berlangsung tidak pernah terbukti. Bapak polisi yang terhormat sibuk luntang lantung karna tidak tahu apa yang harus diamankan.

6 Komentar

  1. Subhanallah,teruskan perjuangan wahai pemuda permata umat,doa kami menyertai,kembalikan kehidupan islam yg kita dambakan,sampai darah tetes penghabisan,ALLAHU AKBAR!

    • sip, ummu !!
      SEPATU [sepakat dan setuju], apapun “peran” kita, jadikan dakwah sbg poros kehidupan.
      terus bergerak, melawan dan memberontak !!
      FIGHT, FIGHT n FIGHT !!
      Allahu akbar !!

      ~ segenggam mabda’ dalam tangan yang membara ~

  2. masa kita lihat dulu kinerja para menteri kita yang baru,baru mau dilantik sudah di demo untuk teman2 mahasiswa jangan terus demo tapi kita harus membantu jalannya pemerintahan negeri ini.gimana pemerintah dapat berjalan dengan baik sedikit-dikit di demo,apa kalian tidak percaya sama pemerintahan ini,kalo dipercaya kenapa dipilih

  3. Sampaikan ungkapan cinta, keluh kesah, kritik, dan saran anda untuk pemimpin kita

    http://www.facebook.com/pages/Presiden-Indonesia/204016290557

    • hmm, promo page ya??🙂
      setiap keluh kesah, kritik dan muhasabah pd penguasa sudah disampaikan langsung.
      baik lewat aksi2 ataupun melalui dialog2. itu lbh real kan?? drpd cm ngomong d FB.
      toh yg saya liat content page itu jg “cuma” keluhan n cukup sampe d situ.
      mrk yg d atas ttp g tau rakyatnya mau apa, dan mmgnya di dlm sekuler kapitalis demokratis spt skrg,
      ada yg mau memikirkan urusan rakyatnya??


Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s