~ Hebohnya akhwat sebelum KMII ~

Saya sudah mendengar info KMII berbulan-bulan yang lalu, tapi merasa “enjoy” aja karna memang diagendakan hanya ikhwan yang mengikutinya. Tapi beberapa minggu sebelum acara, ternyata diputuskan bahwa akhwat juga berpartisipasi dalam kongres revolusioner ini. saya masih “easy” aja karna memang tidak aktif di pergerakan kampus, meski baru-baru ini juga terdaftar kembali sebagai mahasiswa. Kuliah saya “mencurigakan” kalau kata teman-teman, karna tidak tatap muka dan hanya mengikuti praktikum dan kemudian ujian. Heu heu. Rupanya teman-teman akhwat kampus sudah heboh. 3w [wara wiri wae] kaditu kadieu, ada yang ngurus per-izin-an, ada yang melobi kampusnya, ada yang sibuk nyebar undangan, ada yang orasi singkat dari kelas-ke-kelas kuliah, ada yang sibuk mencari dana or ada yang mecahin celengan, mungkin. Hehehe.

Dua minggu sebelum acara, saya masih “santai” karna memang tidak berniat untuk mengikuti KMII. Kebetulan bentrok dengan Liqo Syawal di kota saya yang rencananya diadakan di sebuah pantai. Heu heu. Tadinya saya hanya berniat mobile saja, menjumpai sodara-sodara saya yang ikut KMII ketika jeda acara. Beberapa hari sebelum acara, saya kaget karna nama saya dan seorang sahabat saya dimasukkan sebagai peserta pada KMII. Dalam hati berpikir, “memangnya kapan pernah bilang mau ikut KMII??” *sambil garuk-garuk kepala*. Soalnya saya dan keluarga akan ke Bogor karna tanggal 18 akan ada walimatul safar tante yang akan naik haji. Kumpul keluarga dari hari sabtunya. So, ke makanah saya harus melangkah?? *garuk-garuk lagi*

Awal mulanya, acara fix diadakan di Basket Hall, Senayan. Setelah dirundingkan, baiklah saya akan ikut KMII dari kota saya saja dan tidak jadi ikut dari Bogor. Kemudian, jum’at malam saya dapat info kalau KMII pindah lokasi menjadi GWW [Graha Widya Wisuda] IPB Darmaga. Saya kontak sahabat saat itu juga dan diputuskan akan ikut ke bogor pada hari sabtu ba’da shubuh bersama keluarga. Sabtu siang, saya kembali dapat info bahwa panitia pusat masih berusaha agar KMII dilangsungkan di Jakarta.*kembali saya garuk-garuk* dan berkata dalam hati “asa lieur amatnya, teu pararuguh pisan”. Kami [saya dan sahabat saya] masih kontak-kontakan dengan akhwat kontingen solo, chat dengan adik kelas saya –yang belum pernah saya jumpai-, dan ngeledek-ledekin teman jauh yang tidak bisa ikut KMII. Heu heu.

Ba’da maghrib
Hujan mengguyur kota hujan dan kemudian mati lampu. Padahal kami [saya, sahabat dan keluarga] sedang sibuk prepare untuk walimahan esok harinya. Ada yang memotong-motong sayur, ada yang menghangatkan kembali masakan, ada yang mengelap piring, ada yang menyusun-nyusun peralatan makan, dll.

Hujan membuat cuaca jadi adem,
Jadi pengen cari makanan buat digayem,
Meski jalanan gelap agak serem,
Bakso adalah pilihan wat nyem-nyem,
Karna, perut kenyang bikin hati jadi tentrem.

Heu heu

Habis kenyang makan bakso, dapet “hadiah” mengelap dan menyusun piring beserta sodara-sodaranya. Saya dan sahabat mengerjakan dalam keadaan mengantuk, sambil ketawa dan nyanyi-nyanyi [tepatnya menggubah lagu orang lain hingga tidak bisa dikenali lagi :p]. saya berkata,”mana ada orang yang mau ikut KMII kayak kita?? Orang mah lagi dalam keadaan safar, lha kita?? Bantuin yang hajatan. Wakakakaka”

Minggu shubuh, lumayan kaget juga karna lokasi KMII brubah status lagi jadi “on the spot”. Di mana ada lapangan kosong, di situlah mungkin acara akan digelar. Wew T_T. Ada yang lucu juga, karna KMII ini saya bisa bertemu dengan adik-adik kelas yang belum pernah saya kenal sebelumnya karna hanya komunikasi lewat FB dan juga bisa bertemu kakak kelas yang mengenal saya, tapi saya gak ngeh dengan beliau.[maklumlah, suka agak-agak pikun :p]

Meski keadaan benar-benar OTS, meski semua saudara/i yang telah datang dengan susah payah, meski terbakar mentari yang panas terik, tapi subhanallah, gegap gempita takbir selalu berkumandang. Derai-derai air mata takwa, sapa “hangat” pada pak polisi, silaturahmi dengan akhwat-akhwat dari berbagai kontingen, tantangan pada Amerika dan begundal-begundalnya, tangis perjuangan, janji pada Rabb yang dikumandangkan, awan yang [membentuk lafadz Allah??] bercampur dengan terbakarnya jiwa yang rindu akan mabda’. Maha Besar Allah, yang telah mengumpulkan kita semua pada hari ini. Maha Suci Allah karna sedikitnya 1 triliun peserta telah hadir [5000 orang manusia+malaikat+jin :p] bersama-sama mengagungkan namaNya, bertekad mengganti sistem kufur dengan sistem paripurna warisan Rasulullah tercinta, KHILAFAH ISLAMIYAH adalah janji Allah..
Yakinlah sodara, yakinlah dan terus berjuang..
Allahu Akbar !!

Saudarimu dari jauh,

Bella Burhani

NB: insya Allah suatu saat akan tiba giliranku bersama “genk ajaib” yang akan mengunjungi mereka, mengunjungimu saudari, yang kuCINTAI hanya karna Allah semata..
181020091985181020091984

4 Komentar

  1. Assalam ukh……….salam ukhuwah
    ana termasuk yang tidak bisa berangkat ke sana, tapi begitu iri melihat semangat pejuang di sana…………….LANJUTKAN PERJUANGAN ISLAM KAFFAH, BERSIHKAN SISTEM KAPITALISME DRI BUMI ALLAH!!!!!! ^_^ ALLAHU AKBAR

    • wa’alaikumussalam wr wb wamaghfiratuhu..
      sip, tak bisa datang bukan tak berarti tak turut berjuang !!
      salam pembebasan, semoga ukhuwah ini akan trs berlanjut hingga maut menjemput..
      Allahu akbar !!
      ~ segenggem mabda’ dalam tangan yang membara ~

  2. Sedikit blog ikhwah yg meliput n mengulas KMII. Anti slh satu dr yg sedikit itu

    • alhamdulillah, smg kita trs bergerak berjuang dan memberontak..
      Allahu akbar !!


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s